Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru memberikan apresiasi kepada Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) yang berhasil mengharumkan nama daerah pada MTQ Nasional ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Kabupaten Barito Kuala. Bentuk penghargaan tersebut diwujudkan melalui acara syukuran dan penyerahan bonus yang digelar di Masjid Apung Siring Laut Kotabaru, Selasa (7/7/2026).
Selain menjadi momentum ungkapan rasa syukur atas capaian prestasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Antar Waktu Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Kotabaru periode 2025–2029 sebagai langkah memperkuat arah pembinaan Tilawatil Qur'an di daerah.
Mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, Wakil Bupati Syairi Mukhlis menyampaikan bahwa keberhasilan kontingen Kotabaru menembus posisi empat besar tingkat provinsi merupakan hasil dari kerja sama seluruh elemen, mulai dari peserta, pelatih, pembina, official, pengurus LPTQ hingga dukungan pemerintah daerah.
Ia menilai peningkatan peringkat dari posisi ke-12 menjadi peringkat ke-4 bukanlah keberhasilan yang diraih secara instan, melainkan buah dari proses pembinaan yang terus dilakukan selama beberapa tahun terakhir.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan yang kita lakukan berada pada jalur yang benar. Namun, pekerjaan kita belum selesai. Ke depan pembinaan harus semakin terencana, berkesinambungan, dan didukung anggaran yang memadai agar prestasi ini dapat terus meningkat," ujar Syairi Mukhlis.
Pada penyelenggaraan MTQ tersebut, Kabupaten Kotabaru berhasil membawa pulang 16 prestasi dari berbagai cabang lomba, meliputi Tilawah Al-Qur'an, Hifzhil Qur'an, Tafsir Al-Qur'an, Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, dan Khattil Qur'an. Beberapa peserta bahkan dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Provinsi Kalimantan Selatan pada MTQ tingkat nasional.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para peserta, Pemerintah Kabupaten Kotabaru mengalokasikan bonus dengan total Rp265 juta. Insentif tersebut diberikan kepada para peraih juara sesuai kategori prestasi yang dicapai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap insan-insan Qur'ani yang telah membawa nama baik daerah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, H. Nur Zazin, menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih menjadi indikator bahwa sinergi antara pemerintah daerah, LPTQ, lembaga pendidikan, pelatih, dan masyarakat dalam membina generasi Qur'ani mulai memberikan dampak yang nyata.
Ia berharap keberhasilan tahun ini menjadi pemacu semangat untuk memperluas pembinaan, meningkatkan kualitas pelatih, serta mempersiapkan kader-kader terbaik yang mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, melalui sambutan tertulis yang dibacakan dalam acara tersebut, Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli menegaskan bahwa keberhasilan para peserta MTQ memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pencapaian dalam kompetisi.
Menurutnya, prestasi tersebut mencerminkan tumbuhnya semangat mencintai Al-Qur'an di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
"Pemerintah Daerah akan terus memberikan dukungan kepada para insan Qur'ani. Penghargaan ini merupakan bentuk komitmen kami agar lahir semakin banyak generasi yang berprestasi dan mampu mewujudkan visi Kotabaru Hebat, Generasi Qur'ani Kuat," demikian pesan Bupati.
Suasana syukuran berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur, dilanjutkan pemutaran video dokumentasi perjalanan kafilah selama mengikuti MTQ di Kabupaten Barito Kuala, penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan peserta, kemudian diakhiri dengan doa bersama serta ramah tamah.
Keberhasilan menembus jajaran empat besar tingkat Provinsi Kalimantan Selatan menjadi tonggak penting bagi perjalanan pembinaan Al-Qur'an di Kabupaten Kotabaru. Dengan capaian tersebut, diharapkan semangat untuk melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan kader-kader Qur'ani berprestasi terus tumbuh sehingga mampu mengangkat nama daerah pada ajang MTQ di tingkat nasional maupun internasional.